SMAN 2 Banjar Gelar SPAB Simulasi Kebakaran,Latih Kesigapan Hadapi Darurat!
Banjar, 20 Februari 2025 – Asap mengepul, sirene meraung! Bukan kejadian sungguhan, melainkan bagian dari simulasi kebakaran yang baru saja digelar di SMAN 2 Banjar pada 19 Februari 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dan terselenggara berkat kolaborasi apik dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjar.
Simulasi ini dirancang untuk melatih kesigapan seluruh warga sekolah – mulai dari siswa, guru, hingga staf – dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran. Tujuannya jelas: meminimalisir risiko dan memastikan semua orang tahu apa yang harus dilakukan saat kondisi darurat tiba.
Bagaimana Simulasi Ini Berlangsung?
- Peringatan Dini dan Evakuasi Cepat: Begitu alarm kebakaran berbunyi, seluruh siswa dan staf segera bergerak cepat mengikuti jalur evakuasi yang telah ditentukan menuju titik kumpul aman. Prosedur ini dilatih berulang agar menjadi refleks.
- Peran Tim Kesiapsiagaan Sekolah: Tim khusus yang telah dibentuk dari siswa dan guru mengambil peran aktif, membantu mengarahkan evakuasi, memastikan tidak ada yang tertinggal, serta melakukan pendataan.
- Penanganan Api Ringan dan Pertolongan Pertama: Anggota PMI turut mendampingi dan memberikan arahan. Beberapa siswa dan guru juga dilatih menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api simulasi. Skenario penanganan korban luka juga disimulasikan, melatih kemampuan pertolongan pertama.
SMAN 2 Banjar, Bapak kepala sekolah, menegaskan pentingnya kegiatan ini. “Simulasi kebakaran ini bukan sekadar latihan, tetapi investasi nyata dalam keselamatan. Kami ingin memastikan seluruh warga sekolah memiliki bekal dan kepercayaan diri untuk bertindak tepat saat menghadapi situasi darurat,” ujarnya.
Senada, perwakilan PMI Kota Banjar,ketua Pmi, menambahkan, “PMI sangat mengapresiasi inisiatif SMAN 2 Banjar. Kesiapsiagaan adalah kunci. Dengan latihan rutin seperti ini, SMAN 2 Banjar telah menjadi contoh sekolah yang proaktif dalam menciptakan lingkungan yang aman bencana.”
Melalui simulasi ini, diharapkan SMAN 2 Banjar semakin kokoh dalam budaya kesiapsiagaan bencana, membekali setiap individu dengan pengetahuan dan keterampilan yang krusial untuk melindungi diri dan sesama.



Leave a Comment